Suarapatriot.com | BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat pra sejahtera melalui program Light Up The Dream. Kegiatan digelar di Kelurahan Sawah Brebes, Bandar Lampung, Rabu (4/3/2025), bertepatan dengan momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN untuk memastikan seluruh warga Lampung mendapatkan hak dasar atas energi listrik. Ia menyampaikan bahwa rasio elektrifikasi Provinsi Lampung kini mencapai 99,85 persen, menandakan hampir seluruh rumah tangga telah menikmati layanan listrik PLN.
“Alhamdulillah, akses listrik di Provinsi Lampung terus meningkat. Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi fondasi penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan anak, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan harus inklusif, menjangkau semua lapisan masyarakat, terutama yang membutuhkan,” ujar Jihan.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong program seperti Light Up The Dream dapat diperluas hingga wilayah terpencil dan daerah dengan tantangan administratif, agar seluruh masyarakat Lampung merasakan manfaat pembangunan energi yang merata.
General Manager PLN UID Lampung, Rizki Muhammad, menjelaskan bahwa pada hari ini PLN menyalurkan sambungan listrik gratis kepada 34 keluarga di Lampung, dengan target bertambah menjadi 70 keluarga hingga akhir bulan. Secara nasional, penyalaan serentak dilakukan kepada 2.150 penerima manfaat.
Salah satu penerima manfaat, Ridho Jaya Umbara, seorang pengemudi ojek daring, kini memiliki sambungan listrik sendiri setelah hampir 10 tahun menggunakan listrik tetangga. Wakil Gubernur Jihan Nurlela bersama Rizki Muhammad secara simbolis menyalakan meteran listrik di rumah Ridho, sekaligus mengikuti penyalaan listrik serentak nasional secara virtual.
Pemerintah Provinsi Lampung menilai kolaborasi antara Pemprov, PLN, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai langkah strategis untuk mewujudkan Lampung yang maju, inklusif, dan sejahtera, sekaligus menegaskan bahwa akses energi merupakan bagian penting dari pembangunan yang berkeadilan.
Rilis






