Suarapatriot.com | Bandar Lampung ~Apresiasi program Walikota Bandar Lampung, Viral nya berita pembangunan proyek drainase di media sosial Ketua Komando Garuda Sakti KGS bersama KNPI ikut angkat bicara meminta Rekanan bertanggung jawab.
Menindak lajuti pemberitaan sebelum nya . terkait adanya, Pengerjaan proyek pembangunan Drainase, dijalan Nangka RT 15 LK 1 Bukit Kemiling Permai (BKP) Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung Viral menjadi sorotan warga Net.
Ketua Komando Garuda Sakti bersama Anggota KNPI tinjau lansung ke lokasi pekerjaan proyek tersebut,. Pasalnya pekerjaan proyek diduga terkesan asal jadi yang merugikan keuangan Negara habiskan ratusan juta rupiah bersumber kan anggaran APBD , Rabu 6 November 2025.
Dimana anggaran tersebut bersumber dari APBD Pemerintah Kota (pemkot) Bandar Lampung. Yang di kerjakan oleh penyedia jasa CV Pendekar Laut dengan nomor kontrak : 602.2/03/KTR-LL/C.09/PPK-PPSDTLSDK/lll.03/2025 dan Nilai kontrak RP 296.568.000,00 juta rupiah.
Terlihat dalam pengerjaan diduga asal jadi tidak sesuai dengan spek standardisasi.

“Memang, proyek tersebut kurangnya pengawasan dari pihak-pihak terkait sehingga proyek pengerjaan drainase di jalan nangka diduga asal-asalan demi meraup keuntungan lebih besar.
Tama, Ketua Komando Garuda Sakti Apresiasi” Terlihat walaupun di terpa hujan pada saat kontrol sosial yang ada di lapangan pembangunan drainase ” Saya sangat mendukung dan apresiasi program Walikota Bandar Lampung Bunda Eva” tegas tama.
” Akan Tetapi fakta dan kenyataan yang ada di lapangan pekerjaan tersebut terlihat mengecawakan, saluran air drainase hanya jadi genangan air ,. Bukan untuk mengalir nya hambatan air akan tetapi menjadi genangan air, seharusnya air mengalir dengan lancar tetapi tidak sesuai dengan harapan masyarakat”, sambil geram marah melihat pekerjaan yang asal jadi tersebut.

Ditempat yang sama saat di konfirmasi salah satu tukang Pakde mengatakan “, kalau terkait panjang kali lebar atau kedalamannya saya ga tau, karna saya mengerjakan memang sudah tinggal melester nya saja”, kata pakde tukang.
Lanjut nya kalau pengawasan pekerjaan disini tidak ada” akan tetapi yang sering dateng kesini yang saya tau hanya Kaling ketua lingkungan saja, entah dia kaling yang pengawas nya atau bukan saya juga ga tau”, pungkasnya.

Hal tersebut terkesan pembangunan pekerjaan proyek pembangunan drainase di bukit kemiling Permai terkesan minimnya pengawasan penyedia dari CV pendekar laut atau pun dinas terkait,yang dikerjakan tidak sesuai harapan, sehingga diduga rugi kan negara.
Sampai saat ini terbit lanjut an pemberitaan sebelumnya,belum ada tanggapan dari pihak terkait.
Berharap kepada walikota bandar Lampung,inspektorat, dan APH wilayah setempat, segera tindak tegas terhadap oknum oknum tersebut,. Baik penyedia atau pun pengawasan dari Dinas terkait agar secepatnya dipanggil atau di periksa yang diduga sudah merugikan keuangan Negara untuk meraup keuntungan diri sendiri.
Rilis/dbs






