Suarapatriot.com | Bandar Lampung-Menyambut lonjakan arus mudik Idulfitri, Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat penanganan titik-titik jalan rusak di sejumlah ruas provinsi. Langkah ini diprioritaskan pada jalur dengan volume kendaraan tinggi yang menjadi akses utama antar kabupaten/kota. 23/22026
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan percepatan dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang saat puncak arus mudik dan balik Lebaran.
“Fokus kami sekarang adalah titik-titik rawan kerusakan di jalur strategis. Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Menurutnya, pola penanganan yang dilakukan bersifat pemeliharaan rutin dan darurat, seperti penambalan cepat dan perbaikan permukaan jalan yang mengalami penurunan kualitas. Seluruh tim teknis di lapangan telah diminta bergerak simultan agar perbaikan rampung sebelum Lebaran.
Ia juga menegaskan bahwa langkah ini tidak berkaitan langsung dengan proyek pembangunan 62 ruas jalan tahun 2026. Program pembangunan tetap berjalan sesuai mekanisme pengadaan dan baru akan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.
“Perlu dipahami, ini dua agenda berbeda. Pemeliharaan untuk keselamatan mudik kami kebut sekarang, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai tahapan dan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Pemprov Lampung memetakan sejumlah ruas prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan kepadatan lalu lintas. Jalur penghubung pusat ekonomi dan lintasan utama pemudik menjadi perhatian utama agar tidak menghambat mobilitas masyarakat.
“Prinsipnya jangan sampai masyarakat menghadapi risiko di perjalanan karena jalan berlubang. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas,” tegas Taufiqullah.
Dengan percepatan perbaikan ini, Pemprov Lampung berharap arus mudik dan balik Idulfitri dapat berlangsung lebih lancar, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat infrastruktur jalan yang rusak.
Rilis






